5 Cara Menghapus Virus Otomatis di Android (100% Bersih)

2 min read

Pernah mengalami kinerja android lambat, daya baterai menjadi boros, kuota cepat habis, sering muncul iklan yang tidak jelas dan hang/error total? Jika pernah, maka itu semua merupakan tanda-tanda android terinfeksi virus atau malware.

Namun, ada beberapa kasus dimana virus di Android tidak dapat dihapus. Untuk itu, penting mengetahui bagaimana cara menghapus virus di android yang tidak bisa dihapus secara otomatis. Berikut ini ulasannya :

Cara Menghapus Virus di Android Secara Otomatis

1. Memasang Antivirus Terbaik & Terpercaya

Cara menghapus malware di android yang tidak bisa dihapus adalah dengan memasang antivirus.

Antivirus kadang disepelekan keberadaannya oleh pengguna android. Justru antivirus memiliki peran sebagai pelindung Android dari ancaman malware yang dapat mengancam perangkat kapan saja.

Antivirus yang digunakan tidak boleh sembarangan. Antivirus yang digunakan sebaiknya yang terbaik dan terpercaya.

Ada beberapa di antaranya seperti Avast, Kaspersky, Avira, Malwarebytes, AVG Antivirus, 360 Safeguard dan masih banyak antivirus terbaik lainnya.

Namun, akan percuma saja jika Anda tidak mendownload antivirus dari situs resmi.

2. Menggunakan Fitur Safe Mode

Safe Mode

Menggunakan fitur safe mode adalah salah satu cara menghapus malware di android yang tidak dapat dihapus. Fitur safe mode pada android pun tidak jauh berbeda dengan fitur safe mode pada OS Windows.

Pada fitur safe mode ini, android hanya akan mengaktifkan fungsi dan sistem dasarnya saja.

Dengan menggunakan fitur safe mode ini masalah pada Android akan teranalisa, karena semua aplikasi yang terinstal tidak akan berfungsi dalam fitur ini.

Jika sudah menemukan aplikasi yang mengganggu, bisa langsung di uninstall dengan cara masuk ke menu Setting > Apss kemudian pilih uninstall aplikasi yang mengganggu.

Jika perangkat terjangkit malware yang mencegah kita melakukan safe mode, lakukan hard reset dengan melepas baterai dan memasangkannya kembali.

Untuk baterai tanam, hard reset dilakukan dengan menekan dan menahan tombol power bersamaan selama kurang lebih 10 detik, kemudian ketika perangkat sedang booting segera tekan dua tombol volume secara bersamaan untuk masuk ke dalam safe mode.

3. Mengecek Aplikasi yang Terakhir Diinstal

Cara ini bisa digunakan jika sebelumnya android tidak mendapatkan iklan aneh, namun suatu hari muncul iklan secara fullscreen apalagi sudah menampilkan hal yang berbau pornografi.

Cara mengecek aplikasi yang dicurigai sebagai malware adalah dengan mengunduh aplikasi Addons Detector di play store.

Lakukan scan, kemudian pilih date hingga muncul daftar aplikasi yang sudah diurutkan berdasarkan tanggal penginstalan.

Pilih aplikasi yang akan di hapus dengan manage app lalu klik uninstall.

4. Memantau Panel Notifikasi

Cara menghapus malware di android yang tidak bisa dihapus selanjutnya adalah dengan memantau panel notifikasi. Dengan cara ini, dapat diketahui aplikasi apa saja yang menyebabkan munculnya malware pada android.

Caranya masih dengan aplikasi Addons Detector. Pilih Notification Monitor, klik on atau aktif. Centang Addons Detector tunggu sampai iklan muncul.

Pilih notification monitor lalu akan diketahui aplikasi mana yang menampilkan iklan. Kemudian uninstall aplikasi yang mencurigakan tersebut.

5. Melakukan Factory Reset

Factory Reset

Factory reset merupakan salah satu cara menghapus malware di android yang tidak bisa dihapus.

Selain dapat menghilangkan malware, factory reset dapat menyelesaikan masalah android lainya karena cara kerjanya yang mengembalikan pengaturan Hp ke pengaturan pabrik.

Factory reset dapat dilakukannya dengan dua cara, yaitu cara manual dan cara recovery mode.

Melakukan factory reset dengan cara manual yaitu dengan masuk ke pengaturan, pilih menu cadangan dan setel ulang.

Lalu kembali ke pengaturan pabrik, jika diminta sandi atau pola kunci android, masukkan kemudian pilih Ok. Tunggu beberapa saat kemudian android akan melakukan setel ulang pabrik.

Sedangkan factory reset dengan recovery mode sebelumnya harus memastikan baterai android tidak kurang dari 50%, agar proses tidak gagal.

Kemudian tekan dan tahan tombol power bersamaan dengan volume (atas dan bawah) dalam beberapa detik.

Pada saat android sudah masuk ke dalam menu recovery mode, pilih wipe data atau factory reset kemudian pilih OK. Android akan melakukan setel ulang pabrik.

Penting juga : 10+ Cara Mengatasi Android Lemot yang Tidak Banyak Orang Tau

Begitulah penjelasan cara menghapus malware di android yang tidak bisa dihapus.

Untuk menjaga android agar tidak terkena malware lagi, usahakan untuk mengakses atau mendownload dari website resmi yang sudah pasti terjamin keamanannya. Selamat mencoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *